Djanur Siap Orbitkan Pemain U-21 di Skuat Persib Bandung

Djanur Siap Orbitkan Pemain U-21 di Skuat Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman merespons positif wacana regulasi diorbitkannya pemain under 21 di setiap tim kontestan Indonesia Super League (ISL) musim 2016. Djanur menegaskan siap untuk mengikuti regulasi tersebut sekaligus bersemangat mencetak regenerasi pemain.

Wacana mengenai regulasi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015/2016 yang sedang digodok memunculkan aspirasi-aspirasi baik untuk kemajuan sepak bola Indonesia.

Djanur menuturkan, dengan adanya rencana pemberlakuan regulasi tersebut, menjadi pekerjaan rumah baginya. Karena saat ini Persib tidak memiliki pemain U-21. Tapi hanya memiliki 3 pemain asing dan 19 pemain lokal.

Meski begitu, wacana tersebut masih akan menjadi perbincangan antara PT Liga Indonesia dengan para kontestan ISL, termasuk di dalamnnya persetujuan para pemilik klub, pelatih dan pemain.

Pertemuan PT Liga Indonesia dan pihak klub nanti. Djanur pun mulai memutar otak, mengingat kini tak ada satu pun pemain di bawah usia 21 yang merumput bersama skuat arahan Jajang

“Pada turnamen Presiden nanti masih diperkuat pemain yang ada sekarang. Baru nanti menuju kompetisi ISL kita mulai berpikir untuk merekrut pemain muda sebagai regenerasi,”kata Djanur.

Djanur menilai, dengan adanya regulasi tersebut, kemajuan persepak bolaan di Tanah Air progresnya cukup baik. Terlebih banyaknya potensi-potensi muda di setiap daerah yang bisa dimunculkan.

“Ya menurut saya dengan adanya regulasi itu pemain-pemain muda bisa lebih terekspose untuk perkuat Timnas dikemudian hari. Nantinya setiap klub benar-benar mempersiapkan aset-aset mudanya untuk bisa tampil,”ujarnya.

Sebelumnya, muncul wacana regulasi mengenai kontrak dan manajemen keuangan klub. Sebanyak 3 opsi disodorkan, yaitu Financial Fair Play, Budgeting Cap dan Salary Cap. Kemudian muncul kembali regulasi modifikasi pertemuan pertandingan tim, yang asalnya melakukan pertandingan dua kali kandang dua kali tandang menjadi satu kali kandang dan satu kali tandang.

Djanur berharap, dengan munculnya aturan-aturan itu, benar-benar demi kemajuan persepak bolaan Indonesia semata. Karena menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar, jika pembinaan sepak bolanya benar-benar berjalan dengan baik. [Sindonews]