‘Ultah ke-28, Momen Terberat Jaga Eksistensi Arema’

Selamat Ultang Tahun Ke-28 Arema

CEO Arema Cronus, Iwan Budianto, mengaku bahwa peringatan hari ulang tahun Arema ke-28 ini merupakan momen terberat menjaga eksistensi klub tersebut. Menurut IB -sapaan karib Iwan- beratnya menjaga eksistensi Arema tak hanya dirasakan manajemen. Namun juga dirasakan tim dan seluruh stakeholder Arema.

“Praktis setahun ini tak ada kompetisi. Tentu sangat berpengaruh terhadap aktivitas operasional klub,” ujar IB.

“Tapi, dengan berbagai risiko, diputuskan bahwa Arema harus tetap go ahead,” sambungnya.

Sebelumnya, manajemen Arema Cronus mengaku akan merayakan peringatan ulang tahun ke-28 Arema dalam suasana prihatin. Pasalnya, sampai saat ini, situasi sepakbola Indonesia dianggap belum menemui titik terang.

Sementara, meski dalam suasana prihatin, manajemen Arema tetap menggelar perayaan ulang tahun, yang dipusatkan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang. Sebagai acara puncak akan digelar pertandingan antara Arema Cronus dan Persib Bandung.

Lebih lanjut, IB membeberkan tips di balik masih eksisnya Arema hingga saat ini. Menurutnya, kunci eksistensi Arema adalah kerja.

“Untuk eksis maka harus tetap kerja dan kerja. Kalau tim harus tetap bertanding, official dan karyawan harus kompak,” tandasnya. (den/pra/bolanet)