Pemain PSIS Apresiasi Kinerja M. Dhofir

Dhofir Tak Terkejut Banyak Klub Ingin Pinjam Pemain PSIS

Kesuksesan PSIS Semarang menjuarai Turnamen Kapolda Jateng Cup 2015, membuat beberapa pihak menilai pencapaian tersebut tak lepas dari sosok sang pelatih, M. Dhofir.

Seperti diketahui, PSIS tak hanya mencatatkan sebagai tim yang berhasil merengkuh trofi dalam turnamen itu, namun tim yang bermarkas di stadion Jatidiri ini merupakan satu-satunya tim yang belum terkalahkan sepanjang gelaran turnamen, baik saat penyisihan grup maupun saat tampil di partai puncak.

Beberapa punggawa PSIS Semarang tak menampik bahwa kinerja dari pelatih merupakan salah satu faktor yang membuat tim dengan julukan Mahesa Jenar ini terlihat kompak dan solid.

Vidi Hasiholan salah satunya, pemain dengan nomor punggung 8 ini mengatakan tidak jauh berbeda dengan pelatih sebelumnya. Sehingga menurutnya para pemain bisa menerjemahkan dan menerapkan secara baik di lapangan.

Berbeda dengan pemain, supporter PSIS yang tergabung dalam Panser Biru punya penilaian tersendiri. Wareng, demikian ia biasa dipanggil selaku Ketum Panser Biru mengatakan belum cukup apa yang ditorehkan M. Dhofir. Sebab, kata Wareng kemampuan racikan strateginya akan diuji ketika kompetisi yang sesungguhnya sudah berjalan.

“Kompetisi yang sesungguhnya memiliki atmosfer yang berbeda dari turnamen seperti Piala Polda Jateng,” ujarnya.

Meski begitu Wareng mengakui para pemain PSIS Semarang merasa nyaman dilatih oleh M. Dhofir.

“Sejauh ini, saya lihat pemain nyaman dilatih oleh Dhofir. Dia selalu berkomunikasi dengan pemain di dalam maupun luar lapangan,” tambahnya. [beritajateng]