Selama Ramadhan, The Jakmania Fokus Galang Dana Untuk Alvin

Selama Ramadhan, The Jakmania Fokus Galang Dana Untuk Alvin

Memasuki bulan Ramadhan, suporter Persija Jakarta, The Jakmania akan fokus menggelar berbagai acara sosial termasuk fokus mencari dana untuk membantu kesembuhan pemain belakang Persija, Alvin Tuasalamony yang mengalami kecelakaan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada 29 April 2015.

Ketua Umum The Jakmania, Richard Achmad Supriyanto, mengatakan, selama bulan Ramadhan, pihaknya akan melakukan buka puasa bersama (bukber) dengan seluruh anggota The Jakmania se-Jabodetabek.

“Rencananya bukber akan mulai digelar pada minggu depan. Bukber ini digelar oleh The Jakmania pusat dan akan dilaksanakan di lima wilayah di Jakarta, yakni Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat. Untuk anggota di luar Jakarta bisa memilih lokasi terdekat. Untuk anggota di Tangerang bisa ikut bukber di Jakarta Barat atau anggota dari Bekasi bisa ikut acara bukber yang digelar di Jakarta Utara,” kata Richard kepada Harian Super Ball, Jumat (19/6/2015).

Richard menerangkan, acara bukber itu akan diselingi dengan kegiatan sosial, seperti memberikan santunan kepada panti asuhan yatim piatu sampai pembagian takjil gratis kepada masyarakat.

“Soal lokasi bukber masih kami matangkan pemilihannya. Tetapi lokasinya bisa saja dilakukan di masjid, panti asuhan, lapangan, atau gelanggang olahraga yang berada di wilayah masing-masing. Jadi bisa bukber di wilayah Jakarta Utara akan digelar di sebuah masjid. Sedangkan di Jakarta Timur bisa digelar di panti asuhan,” terang Richard.

Richard mengucapkan, diperkirakan acara bubker yang selalu digelar saat bulan Ramadhan itu akan menyedot apresiasi dari sebanyak 5.000 anggota The Jakmania se-Jabodetabek.

“Acara bukber seperti ini juga kami manfaatkan untuk kopi darat seluruh anggota sekaligus mengumpulkan dana untuk membantu menyembuhkan Alvin,” ucap Richard.

Puncak pengumpulan dana untuk kesembuhan Alvin, tutur Richard akan dilakukan pada 28 Juni 2015 di Panggung Budaya, Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran. Acara itu diberi nama Solidaritas Oranye dan akan digelar setelah buka puasa.

“Acara itu akan diisi oleh band-band The Jakmania dengan berbagai genre mulai dari pop, hip hop, sampai raggae. Kami berharap akan banyak anggota yang datang dan masyarakat juga bersedia hadir dan menyisihkan uangnya untuk membantu kesembuhan Alvin,” tutur Richard.

Richard menjelaskan, pihaknya memberikan perhatian serius terhadap penyembuhan Alvin, karena pasca terhentinya kompetisi musim ini, pemain asal Tulehu, Maluku tidak bisa mendapat dana bantuan sepeserpun dari PSSI dan manajemen Persija Jakarta.

“Kami bisa mengerti kondisi klub yang tidak mungkin bisa membantu, karena vakumnya kompetisi membuat Persija kehilangan dana sponsor. Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk melakukan penggalangan dana. Kami memanfaatkan kemerahan PRJ dengan menggelar acara penggalangan dana di sana. Mudah-mudahan, kami bisa menjaring banyak pengunjung untuk memberikan bantuan kepada Alvin,” jelas Richard.

Richard juga berharap manajemen Persija bersedia hadir di acara itu, baik secara pribadi atau atas nama klub. Apalagi petinggi-petinggi Macan Kemayoran juga mau memberikan sedikit bantuannya kepada Alvin.

“PSSI juga diharapkan hadir, karena Alvin membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk menyembuhkan tulang kakinya yang patah, karena merupakan salah satu pemain andalan timnas. Gara-gara tulangnya yang patah membuat dia gagal membela Timnas U-23 di SEA Games 2015 di Singapura,” ujar Richard.

Vakumnya kompetisi membuat Alvin tidak punya uang untuk berobat dengan baik, sehingga dia terpaksa dirawat di kelas 3, RSCM, Jakarta Pusat.

“Saat ini dia hanya dirawat di ruang rawat inap kelas 3. Padahal awalnya direncanakan bisa dirawat di kelas 1. Biaya pengobatan pun hanya ditanggung oleh orang yang menabraknya. Mudah-mudahan akan banyak pihak yang bersedia memberikan bantuan,” papar Richard.

The Jakmania juga berencana memberikan dana bantuan kepada Alvin melalui pertandingan persahabatan.

“Awalnya ada ide untuk melakukan pertandingan persahabatan antara skuad Persija vs mantan Persija untuk merayakan hari HUT Jakarta yang jatuh pada 22 Juni 2015. Sehingga kami juga bisa memberikan dana bantuan lebih banyak. Namun kami tidak mudah mendapatkan sponsor. Jadi belum bisa dipastikan pertandingan persahabatan itu bisa digelar,” jelas Richard.

Richard berharap gerakan penggalangan dana untui Alvin itu bisa berjalan lancar dan mendapat dana yang besar.

“Jika semua cara yang kami berjalan lancar dan bisa mendapatkan hasil maksimal, rencananya kami akan memberikan dana bantuan ke Alvin sebanyak dua kali, yakni di akhir Juni dan Akhir Juli 20125,” tegas Richard. (Tribunnews)