Indonesia Kena Sanksi, Andik Vermansah Tetap Tenang

Masuk Timnas Lagi, Andik Vermansah Siap Bersaing

Indonesia akhirnya ditangguhkan oleh FIFA dalam arti terkena sanksi tak bisa berlaga di level sepak bola internasional. Satu dari beberapa pemain asal Indonesia yang main di luar negeri, Andik Vermansah, tetap untuk tenang.

Andik yang kini membela klub Malaysia Super League (MSL) 2015, Selangor FA, mengakui sudah melakukan pembicaraan intensif dengan manajemen klubnya. Menurutnya, kontraknya yang berdurasi semusim masih bisa dijalaninya.

”Saya lihat di klausul kontrak, semuanya masih aman sampai akhir musim. Tapi, saya merasa sedih juga dengan sanksi ini. Tapi, saya berharap semua ada hikmahnya,” kata Andik, kepada Sportsatu.

Andik musim 2015 merupakan tahun keduanya bersama klub berjuluk Gergasi Merah itu. Ia dikontrak oleh Selangor FA selama semusim setelah kinerjanya tahun lalu membuat tim ini puas.

Selain Andik, ada Irfan Bachdim dan Sergio van Dijk, pemain Indonesia yang main di luar negeri. Van Dijk sejak Juni tahun lalu dikontrak klub Thai Premier League (TPL), Suphanburi FC, dengan durasi dua setengah tahun.

Artinya, kontrak Van Dijk berakhir Desember mendatang dan masih aman untuk sementara. Hal ini juga berlaku bagi Irfan, yang kini main di Jepang bersama Consadole Sapporo. Irfan dikontrak klub J-League 2 selama semusim.

Pada keterangannya dari Swiss, Sabtu (30/5), Ketua Umum PSSI, La Nyalla M Mattalitti menyatakan, para pemain itu aman sampai kontraknya berakhir sesuai durasi yang disepakati. Dengan kenyataan ini, Andik Cs. pun bisa fokus membela klub yang mengontraknya.

Hanya, comeback Andik dan Van Dijk kembali main untuk timnas Indonesia di kualifikasi bersama Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019 gagal. Sebab, sanksi FIFA itu otomatis berlaku bagi skuad Garuda, kecuali pembekian tersebut dicabut oleh organisasi pimpinan Sepp Blatter dalam waktu dekat.  (Sport Satu)