Izin Tak Jelas, Persipasi Bandung Raya Tetap Datang ke Malang

Manajemen Persipasi Bandung Raya Tak Terpengaruh Perizinan

Manajemen Persipasi Bandung Raya menegaskan, mereka tetap datang ke Malang sekalipun perizinan dari kepolisian terkait duel melawan Arema Cronus di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (25/4), belum jelas.

PBR sudah tiba di Malang kemarin dengan kekuatan penuh, dan menggelar latihan di Stadion Gajayana. Rekrutan baru seperti Gaston Castano terlihat menyatu dengan pemain lain seperti Hermawan, Wawan Febrianto hingga Yongki Aribowo. Para pemain fokus terhadap penyelesaian akhir yang dilalui dengan serangan balik cepat.

“Kami tidak mau terganggu dengan desas-desus soal itu [perizinan]. Kami datang ke Malang saja lebih dulu, karena tiket penerbangan sudah terlanjur dibeli. Bisa jadi kalau nanti main kan kita dianggap WO [walk over]. Jadi ya tetap saja ke sini,” ujar sekretaris klub Dani Aulia

“Soal pertandingan, itu tergantung besok. Yang penting kami datang dulu ke Malang. Karena nanti kami juga ajukan klaim akomodasi kerugian jika gagal bermain melawan Arema.”

Sementara itu, pelatih PBR Dejan Antonic mengungkapkan, ia tetap menggelar latihan, sekalipun perizinan laga masih belum jelas. Menurutnya, misi PBR datang ke Malang adalah meraih hasil maksimal.

“Kami melakukan persiapan normal, kami akan melawan tim besar. dan tiga kali saya memegang tim ini melawan Arema, kami mengalami tiga kali kekalahan. Jadi untuk kali keempat saya ingin membalas itu,” tegas Dejan.

“Pertemuan di Bali yang lalu memberikan pelajaran kepada kami agar para pemain tetap berkonsentrasi selama 90 menit. Ini tim Arema, mereka bisa mengalahkan kita dengan memanfaatkan kesalahan sekecil apa pun. Jadi fokus kami harus dijaga.”

Disinggung soal situasi internal klub, Dejan menyatakan hal itu bukanlah menjadi pikirannya saat ini. Dejan menambahkan, berbagai masalah itu membuat dirinya yakin skuatnya bakal kuat dari hari ke hari.

“Kami banyak dihuni pemain muda, mereka belum berpengalaman. Namun situasi di dalam tim sendiri memang sulit. Jika pemain bisa mengatasinya, maka mereka akan bisa menjadi pemain besar,” ucap Dejan.

Sementara itu, tekad meraih hasil maksimal dikumandangkan Kim Kurniawan. Gelandang PBR ini menyatakan, ambisi PBR tetap membawa pulang tiga poin.

“Kami memang beda kualitas dengan Arema, namun kalau sudah dilapangan saya kira akan sama. Kami akan berjuang dengan keras untuk mendapatkan poin tiga,” tandasnya. (Goal Indonesia)

Baca: Adam Johnson Dituntut Empat Dakwaan soal Seks di Bawah Umur