PSMS Medan Tinggal Menanti Empat Pemain

PSMS Medan

PSMS Medan tinggal menanti empat pemain untuk didaftarkan ke PT. Liga Indonesia. Empat pemain itu akan didaftarkan setelah 19 pemain lainnya terlebih dahulu menjadi skuad menghadapi Divisi Utama Liga Indonesia musim 2015.

Keempat penggawa Ayam Kinantan itu adalah Muzaki (stopper), Safari (gelandang bertahan), Rizky Ramadhan (stopper), dan Riskandi Lestahulu (gelandang bertahan). Mereka harus menjalani proses akhir untuk meyakinkan pelatih kepala PSMS Medan Edy Syahputra agar layak menjadi skuad Ayam Kinantan.

Edy mengatakan, dengan penambahan keempat pemain tersebut, PSMS dipastikannya berisikan 23 pemain untuk mengarungi kompetisi Divisi Indonesia Liga Indonesia 2015. ”Ya, 19 pemain sudah didaftarkan ke Liga Indonesia, tinggal empat lagi. Mereka masih akan dilihat kemampuannya,”ungkap Edy.

Nama Riskandi adalah pemain terakhir yang baru bergabung. Riskandi yang merupakan stopper memang dibutuhkan tim untuk menjadi palang pintu PSMS. Menurut mantan arsitek PSGL Gayo Leus ini, didatangkannya keempat pemain itu memang dinilai dibutuhkan tim. Edy masih membenahi seluruh lini yang belum membuat dirinya yakin menghadapi gempuran dan melumpuhkan pertahanan lawan.

Namun, baik Riskandi maupun tiga pemain lainnya harus menunjukkan kemampuan mereka. Sebab, jika kemampuan yang dimiliki sama atau dibawah performa pemain lainnya, tak menutup kemungkinan tenaga mereka tak dibutuhkan tim. ”Mereka harus menunjukkan progres permainan mereka. Tentunya, yang kami harapkan kemampuan mereka melebihi dari pemain yang ada,”harapnya.

Dia menjelaskan, dirinya terus melakukan pembenahan kekurangan yang tampak pada Tri Yudha Handoko dkk. Tim pelatih sedang fokus melakukan evaluasi terhadap formasi pemain yang pantas menjadi tim inti nantinya.

”Langkah demi selangkah pembenahan tim terus dilakukan, apalagi jadwal pertandingan Divisi Utama diundurkan PSSI. Pemusatan latihan terhadap pemain belum dilakukan mengingat jadwal pertandingan yang terus berubah tanpa adanya kepastian yang jelas,”pungkas Edy. (Sindonews)