Persija Jakarta Klaim Sudah Penuhi Sebagian Besar Syarat dari BOPI

Uji Coba Persija Jakarta Jelang LSI Mengalami Perubahan

Persija Jakarta menyatakan bahwa mereka sudah memenuhi sebagian besar dari syarat verikasi yang diajukan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Petinggi klub menyebut angka 90 persen.

Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 mengalami penundaan karena belum ada rekomendasi dari BOPI. Meski tanggal kick-off sudah disepakati, yakni pada 4 April 2015, klub-klub peserta ISL mesti melengkapi persyaratan yang ditetapkan BOPI seperti surat bebas tunggakan gaji, NPWP, serta kontrak pemain.

Agar proses verifikasi berjalan terbuka, Kementerian Pemuda dan Olahraga merilis data-data yang belum diserahkan oleh tiap klub. Dalam data itu, Persija dilansir belum menyerahkan laporan pajak, kontrak stadion, kontrak pemain dan pelatih, serta kegiatan sosial.

Terkait data yang belum diberikan oleh tim ibukota, Presiden Persija Ferry Paulus memberikan keterangan.

“Apa yang dimintakan bagian dari representasinya BOPI, saya pikir tinggal kami lengkapi saja,” ujar Ferry saat ditemui pewarta di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (25/2/2015).

“Beberapa persyaratan itu kami sudah lengkap, jadi kami tunggu saja keinginan PT Liga. Pasti kami penuhi.”

“Saat ini mungkin sudah lebih dari 90 persen syarat yang kami penuhi. Karena memang tidak mudah memenuhi segala sesuatu yang ada kaitannya dengan pihak ketiga. Misal dengan pelatih yang lama atau pemain. Pasti butuh waktu untuk menyelesaikannya,” kata Ferry. (Detiksport)