Meski Asupan Gizi Kurang, PSIM Jogja Sudah Nyetel

Caretaker Harus Gerak Cepat Selamatkan PSIM Yogyakarta

Tim PSIM Yogyakarta mulai menemukan gaya permainan terbaik. Mulai terbentuknya skema tersebut tampak saat “Laskar Mataram” sukses menundukkan tuan rumah Persip Pekalongan 2-1 di Stadion Kota Batik, Pekalongan, Sabtu (21/2) lalu. Pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro, bisa tersenyum dengan permainan yang ditampilkan tim arahannya.

“Secara organisasi permainan, sudah sesuai dengan harapan,” kata Seto, Minggu (22/2). Kendala yang dihadapi PSIM dalam laga itu hanya faktor kelelahan dan lapangan yang tidak rata. Akibatnya beberapa kali umpan para pemain tidak bisa akurat. ‪Pelatih berlisensi B AFC tersebut menambahkan, kondisi para pemain juga banyak yang tidak fit karena kurangnya asupan gizi dan vitamin untuk ukuran atlet. Maklum, selama ini belum ada program makanan sesuai standar klub profesional dari manajemen.

Senin (23/2), PSIM akan dijamu Persibas Banyumas dalam laga uji coba di Stadion Satria Purwokerto. Seto optimistis anak asuhnya mampu kembali hasil memuaskan. Hasil positif lawan Persip diharapkan mampu lebih membangkitkan mental para pemain. Pada laga melawan Persip akhir pekan kemarin, dua gol kemenangan PSIM disumbangkan pemain anyar Abrasit Rais dan Rangga Muslim Perkasa yang berhasil membawa timnya unggul 2-1. Persip sempat menyeimbangkan kedudukan lewat titik putih melalui striker Robby Fajar. (Sri Nugroho/Top Skor)