Cara RD Bikin Pemain Tak Bosan Latihan Sambil Menunggu Bergulirnya LSI yang Ditunda

ITC Tak Kunjung Jelas, Persija Deadline Alan Aciar

Pemusatan latihan yang terus dijalani masing-masing klub meski kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 mengalami penundaan. Tak dipungkiri, rutinitas itu menimbulkan kebosanan bagi para aktor lapangan.

Tapi tak demikian bagi skuat yang diasuh Rahmad Darmawan,Persija Jakarta. Rahmad Darmawan mensiasati kebosanan anak-anak asuhannya dengan menerapkan latihan yang beragam atau bervariatif.

Program-program yang ditawarkan pelatih tersukses di kompetisi ISL tersebut terus berbeda setiap harinya hingga membuat timnya merasa tidak jenuh.

“Yang pasti sih latihan kita sangat bervariatif ya. Program kita mungkin tujuannya sama dengan klub lain tapi berbeda dalam bentuk latihannya,” terang RD sapaanya akrabnya di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Senin (23/2/2015).

Sejauh ini, langkah memvariasikan pelatihan yang diberlakukan pelatih berusia 48 tahun itu memang terbilang efektif. Sebab, dari pernyataan yang disampaikan pemainnya, salah satunya gelandang muda Adam Alis, ia mengatakan, sang pelatih memberikan jaminan kenyamanan dan kedesiplinan kepada para pemainnya.

“Saya senang cara melatih coach Rahmad yang membuat kami tidak bosan, dan pandai membangun semangat di dalam tim,” kata Adam yang baru saja kembali dari tugas timnas Indonesia U-23.

RD sendiri menilai membuat mekanisme program yang berbeda selama lebih kurang dua minggu memang perlu dilakukan karena hal itu bisa saja menjadi kunci kesuksesannya mencapai target menyabet gelar kastra tertinggi tanah air.

“Jangan ketemu latihan yang sama selama dua minggu, saya kan ga pernah bikin latihan hari ini sama dengan besok, pasti dua minggu baru ketemu hal yang sama. Seperti hari ini kitamaintenance defending effecting, itu pertama kali saya lakukan saat latihan perdana. Jadi memang harus pintar-pintar membuat variasi program walaupun tujuannya sama,” ungkapnya. (Tribunnews)