Tim Sembilan: Penundaan ISL Sesuai Aturan FIFA

Penundaan ISL Sesuai Aturan FIFA

Anggota Tim Sembilan, Gatot S Dewabroto menyebutkan keputusan menunda kompetisi sepakbola Indonesia atau Indonesia Super League (ISL), sudah sesuai aturan yang berlaku di FIFA ataupun AFC.

Kata Gatot, PT Liga bisa mendapatkan izin kembali, jika persoalan, semisal, tunggakan gaji dan kontrak para pemain dan ofisial, bisa diselesaikan sebelum batas waktu kompetisi.

“Apa yang kami lakukan bukan aturan pemerintah Indonesia, tetapi aturan AFC dan FIFA. Kami tidak menghalangi, kami tidak merintangi. Kami cinta kemajuan sepakbola Indonesia. Tetapi ini dibereskan dulu. Dulu terlalu permisif, sekarang ketat, makanya ini demi kebaikan bersama,” kata Gatot.

Sebelumnya, kompetisi sepakbola kasta tertinggi di Indonesia, Liga Super Indonesia yang akan dimulai Jumat pekan ini, gagal digelar. Ini lantaran Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) selaku otoritas yang berwenang merekomendasikan izin kompetisi tak mengeluarkan izin ISL.

BOPI masih menganggap ada tiga masalah sehingga kompetisi belum bisa digelar yaitu, tunggakan gaji pemain dan ofisial, masalah kontrak pemain dan hingga masalah pajak, baik klub maupun pemain.

Sekjen Badan Olahraga Profesional Indonesia BOPI Heru Nugroho mengatakan hingga kini PT Liga Indonesia selaku penyelenggara kompetisi masih belum memberi kelengkapan persyaratan kepada BOPI. Kemungkinan terburuk adalah kompetisi ditiadakan. (portal kbr)