Persis vs PSIS, Panpel Cetak 20.000 Tiket

Persis vs PSIS, Panpel Cetak 20.000 Tiket

Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persis Solo menyiapkan 20.000 lembar tiket dalam laga uji coba kontra PSIS Semarang di Stadion Manahan, Solo, Minggu sore.

Selama ini, derby Jawa Tengah (Jateng) tersebut selalu menyedot ribuan penonton. Panpel bahkan mampu meraup hasil penjualan tiket mencapai Rp 484 juta dalam dentrok antara Persis dan PSIS di babak penyisihan grup Divisi Utama (DU) musim lalu.

Oleh sebab itu, uji coba perdana Persis Solo kontra PSIS Semarang (yang merupakan tim selevel) kali ini diprediksi bakal dibanjiri penonton.

“Kami enggak mau mengambil risiko kalau jumlah penonton membeludak. Jadi kami tetap menyediakan tiket penuh 20.000 lembar, dengan rincian 3.000 tiket untuk tribune barat, 10.000 lembar untuk belakang gawang, dan 7.000 lembar untuk tribune timur,” urai Plt. Panpel Persis Solo, Heri “Gogor” Isranto, saat dijumpai wartawan di Balai Persis Solo, Jumat (13/2/2015).

Harga tiket yang dipatok dalam uji coba kali ini pun tidak jauh berbeda dengan musim lalu. Tiket tribune selatan dan utara dibanderol seharga Rp15.000 per lembar, sedangkan harga tiket tribune timur Rp20.000 per lembar. Tiket tribune barat VIP dijual seharga Rp30.000 dan VVIP seharga Rp40.000.

Panpel tidak menyiapkan kuota tiket khusus untuk suporter tim tamu. Namun, para pendukung PSIS Semarang tetap diizinkan menonton pertandingan dengan syarat tidak memakai atribut kelompok suporter.

“Belum ada konfirmasi dengan kelompok suporter tim tamu. Tapi, kami menyambut baik jika mereka datang, asalkan tidak memakai atribut. Suporter tim tamu akan kami tempatkan di tribune timur B8,” ulas Gogor.

Lebih lanjut, Gogor menerangkan kepanitiaan pertandingan Persis untuk sementara diambil oleh Asosiasi Cabang (Ascab) PSSI Solo karena manajemen tim belum terbentuk. “Sekarang belum ada panpel karena Persis belum punya manajemen. Jadi, surat izin dan sebagainya masih atas nama ketua dan sekretaris Ascab [PSSI Solo],” imbuh dia.

Agenda uji coba Persis sempat berantakan karena sanksi larangan menggelar pertandingan sepak bola yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Solo atas kerusuhan di laga kontra Martapura FC, musim lalu. Hukuman selama enam bulan itu akan berakhir pada April mendatang.

“Sanksi itu hanya untuk laga resmi di bawah PT Liga Indonesia, jadi enggak masalah kalau mau menggelar uji coba. Surat izin dari PSSI sudah turun. Surat izin dari kepolisian juga sedang diproses, mudah-mudahan besok [hari ini] sudah turun,” urai Gogor. (solopos)