PBR Tetap Optimis Meskipun Diterpa Krisis Finansial

PBR Tetap Optimis Meskipun Diterpa Krisis Finansial
Manajemen Pelita Bandung Raya (PBR) tetap optimis skuat The Boys Are Back masih mampu memberikan hasil terbaik di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 nanti meskipun tim yang ditukangi oleh Dejan Antonic ini diterpa krisis finansial sehingga harus kehilangan banyak pemain bintangnya.

“Saya sudah kumpulkan manajemen, pemain dan pelatih membicarakan hal ini bersama. Memang hal ini jelas mengganggu anak-anak,” ungkap CEO PBR, Marco Gracia Paulo beberapa waktu lalu.

”Memang teknis terganggu, tapi yang paling saya harap mental yang terpenting harus tetap siap saat ISL mulai. Jika diawali mental yang benar pasti tetap bisa berjuang dengan maksimal,” tandasnya yakin.

Marco Gracia Paulo juga menanggapi keluhan Dejan Antonic terkait krisis finansial yang sedang dialami oleh PBR. “Menurut saya, yang Dejan Antonic keluhkan bukan karena kekurangan (dana),” ujarnya.

”Tapi lebih karena persiapan tim yang terganggu karena pemindahan homebase tersebut. Kami tidak bisa menutupi kalau hal tersebut mengganggu persiapan teknis,” lanjut Marco Gracia Paulo terkait kemungkinan pindahnya home base PBR dari Bandung ke kota lain.

PBR yang di ISL 2014 musim lalu sukses menembus babak semifinal saat ini memang sedang dilanda krisis keuangan. Akibatnya, para pemain bintang PBR pun hengkang, dari Bambang Pamungkas, Wildansyah, TA Musafri, Dias Angga Putra, hingga Rizky Pellu.

“Finansial kami sedikit terganggu karena telatnya pembayaran yang masuk dari pihak lain termasuk (subsidi) PT Liga Indonesia. Kami tak bisa pungkiri itu,” pungkas Marco Gracia Paulo. (Sidomi)