Tunggakan Gaji Pemain PSM Makassar 4,5 Bulan Baru Dibayar Dua Bulan

Tunggakan Gaji Pemain PSM 4,5 Bulan Bari Dibayar Dua Bulan

Setelah penantian cukup panjang, akhirnya tunggakan gaji pemain dibayarkan lagi oleh manajemen PT PSM. Sayangnya, tidak langsung selesai penunggakan 4,5 bulan itu.

Pengurus dan manajemen hanya membayarkan gaji pemain, pelatih, dan ofisial PSM selama tunggakan dua bulan gaji. Dan pembayaran tunggakan gaji tersebut itu dibayarkan hari Kamis (29/1/2015).

Direktur Teknik PSM Sumirlan mengatakan pembayaran gaji telah dilakukan oleh Sekretaris PT Paggolona Sulawesi Mandiri (PT PSM) Ruslan.

“Jadi hari ini kita bayar dua bulan gaji dulu. Sekarang Ruslan, sementara mengurus gaji pemain di bank,” ujar Sumirlan, Kamis (29/1).

Alasan pembayaran gaji hanya dua bulan saja, kata Sumirlan, tidak lepas dari pengefisiensi biaya. Mengingat PSM masih punya piutang dari PT Liga Indonesia dari nilai kontribusi komersial sebesar Rp 1,2 miliar.

“Jadi kita masih tunggu dulu pembayaran hak klub dari PT Liga Indonesia senilai Rp 1,2 miliar. Dana itu bisa kita pakai untuk menutup utang gaji musim lalu,” sambung dia.

Setelah sisa kontribusi komersial dari PT Liga itu diberikan, maka manajemen akan langsung memberikannya kepada pemain untuk sisa 2,5 bulan tunggakan gaji lagi.

“Makanya kita harap dana dari PT Liga Indonesia secepatnya bisa cair. Karena kita akan langsung berikan kepada pemain kalau sudah cair,” jelas Sumirlan.
Rasyid Bersyukur

Terpisah, gelandang Rasyid Assyahid Bakri bersyukur sisa tunggakan gaji sudah dibayarkan. “Alhamdulillah, ada gaji dibayarkan,” kata Rasyid.

Ia tak mempermasalahkan kapan sisa gaji lagi dibayarkan sebab ia percaya pengurus dan manajemen saat ini akan segera menyelesaikan sisa tunggakan gaji tersebut. “Saya dengar dari Pak Ruslan untuk dua bulan ini hari. Syukurlah kalau sudah dibayarkan,” ujarnya.

Setali tiga uang juga diungkapkan oleh striker M Rahmat Syamsuddin Leo. Striker asal kabupaten Takalar ini juga bersyukur gaji sudah dibayarkan meski hanya dua bulan.

Namun Rahmat tetap berharap sisanya segera menyusul, sebab kebutuhan akan gaji memang sudah mendesak. “Alhamdulillah. Saya harap sisanya bisa segera,” jelas dia. (Tribunnews)