Persegres Gresik United Hadapi PR Lagi

Gresik United Cari Pemain Senior dan Matang

Memutuskan tak memakai Marko Djurovic membawa konsekuensi sendiri bagi Pelatih Persegres Gresik United Liestiadi. Dia kembali menghadapi pekerjaan rumah (PR) berburu tukang gedor anyar sebelum Indonesia Super League (ISL) bergulir.

Liestiadi melihat ada kelemahan yang sangat butuh perhatian di lini depan, setelah dipulangkannya Djurovic. Striker lokal yang ada di Stadion Petrokimia belum bisa menjawab ekspektasi, terlihat ketika Persegres ditahan imbang tanpa gol oleh Persepam Madura Utama, Sabtu (24/1).

Rencananya dalam pekan ini Persegres langsung mengundang dua pemain untuk mengikuti seleksi. Nama yang bakal dijajal adalah Herman Dzumafo Epandi dan Diego Gama de Oliviera. Walau sebenarnya ingin memiliki striker asing yang fresh, Liestiadi tak punya pilihan lagi.

“Saya sebelumnya ingin mencoba striker yang belum pernah bermain di Indonesia. Sempat ada Djurovic tapi perkembangannya kurang meyakinkan. Sekarang saya menunggu Herman (Dzumafo) dan Diego (Gama) yang akan diundang oleh manajemen,” jelas Liestiadi.

Diakuinya mencari penyerang impor memang cukup ribet. Ketika menginginkan pemain yang baru datang ke Indonesia, risikonya adalah proses adaptasi. Sedangkan untuk pemain yang sudah pernah berkompetisi di Indonesia, track record-nya kadang kurang meyakinkan.

“Ujicoba lawan Persepam menjadi pertandingan pertama kalinya kami tidak mencetak gol. Apalagi bermain di kandang sendiri. Saya tidak mau kondisi ini berlarut-larut dan secepatnya ada seorang striker asing yang menjadi tumpuan,” sebut pelatih asal Medan ini.

Herman Dzumafo dan Diego Gama sebelumnya sama-sama bekerja untuk klub dari Kalimantan. Herman musim lalu berkostum Mitra Kukar, sedangkan Diego berbendera Pusamania Borneo FC. Nama Herman Dzumafo sebenarnya memiliki sisi historis yang cukup meyakinkan.

Selain Mitra Kukar, dia sempat memperkuat tim bergengsi macam Sriwijaya FC, Arema Indonesia dan Persib Bandung. Musim lalu pemain berusia 34 tahun tersebut masih sanggup menceploskan 13 gol untuk Mitra Kukar. Hanya saja faktor memang sudah tak muda lagi.

Manajer Persegres Bagoes Cahyo Yuwono mengiyakan rencana manajemen mengundang Herman dan Diego. “Kami memilah siapa saja striker asing yang masih belum terikat kontrak. Semoga dari beberapa yang kami undang nanti ada yang cocok,” ujar Bagoes. (Okezone)