PSSI Siap Diundang lagi, tapi Kalau oleh Menpora

PSSI Siap Diundang lagi, tapi Kalau oleh MenporaSetelah batal bertemu Tim Sembilan karena dibiarkan menunggu, PSSI menyatakan siap diundang lagi dengan syarat yang memanggil mereka adalah Menpora Imam Nahrawi.

Hal itu dikatakan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin menyusul kejadian hari Kamis (22/1/2015) kemarin. Mereka sudah memenuhi undangan untuk bertemu (Tim Sembilan) di kantor Kemenpora jam 4 sore, namun hingga setengah jam kemudian tak ditemui pihak pengundang — dan memutuskan pergi. [Baca beritanya di sini]

Menpora Imam Nahrawi sendiri pada hari itu tidak berada di tempat karena sedang melakukan kunjungan kerja di luar kota.

“Kuncinya di Pak menteri (Imam Nahrawi). Jadi kalaupun ada undangan lagi, kami inginnya diundang oleh menteri, bukan Tim Sembilan,” demikian Djohar Arifin di Kantor PSSI, Jakarta, Jumat (23/1/2015).

“Kami menghormati beliau sebagai menteri, dan kami hanya ingin bertemu beliau. Ini ‘kan masalah miskomunikasi saja,” sambung dia.

Kemenpora sendiri sudah melayangkan permintaan maaf kepada PSSI atas kejadian tersebut. Melalui Deputi V Bidang Keharmonisan dan Kemitraan, Gatot. S Dewa Broto, mereka juga menyiapkan jadwal ulang pertemuan.

“Sudah, memang Pak Gatot (S. Dewa Broto) menelpon semalam untuk minta maaf. Dia me-reschedule ulang waktu pertemuan. Tapi saya bilang jangan di tanggal 27 Januari. Karena tanggal itu ada acara futsal,” sahut Djohar.

“Tidak masalah tanggal 28 Januari. Tapi tergantung ketersediaan waktu pengurus yang lain juga, bisa atau tidak.”

Ketika ditanya bagaimana jika Tim Sembilan yang mengundang?

“Tidak ada korelasinya. ‘Kan hubungan dengan kami itu dengan Menpora, KONI, KOI. Itu-itu saja pejabat yang kami hormati,” jawab Djohar.

Atau, mungkinkah kali ini PSSI yang mengundang Menpora atau Tim Sembilan?

“Kalau kami yang undang apa urusannya? kan kami tidak ada masalah,” tukas Djohar. (detiksport)