Manajemen PSM Jamin Lampu Stadion Mattoanging Beres Pekan Ini

Manajemen PSM Jamin Lampu Stadion Mattoanging Beres Pekan Ini

Titik permasalahan utama sehingga Stadion Mattoanging Andi Mattalatta tidak lolos verifikasi adalah permasalah penerangan stadion.

Dari hasil verifikasi pertama, 12 Januari lalu, keempat tower penerangan stadion bersejarah itu tidak mampu memancarkan luminasi sesuai standar minimal hingga 800 lux. Saat tim verifikasi cek hanya mencapai 128 lux, itu berarti masih berkurang 672 lux.

Walau begitu, pengurus dan manajemen PSM mendapatkan catatan khusus dari tim verifikasi. Tim yang beranggotakan Surya Simorangkir dan Barry Timothy menghargai keseriusan pengurus dan manajemen PSM untuk melakukan pembenahan stadion.

Sejauh ini, Bosowa Corporation –perusahaan yang dipimpin oleh penanggung jawab PSM Erwin Aksa sudah mulai melakukan pembenahan dan perbaikan di beberapa titik stadion.

Manajer Umum PSM, Irsal Ohorella menuturkan setelah diverifikasi, pihaknya langsung melakukan pengecekan dan inti permasalahannya ada pada trafo atau transformator, sehingga didatangkanlah trafo baru dari Bandung untuk mengganti spare part yang rusak.

“Sekarang sudah ada datang 60 trafo. Ini kami pesan langsung dari Bandung. Pihak PT Phillips yang langsung mendatangkannya,” ujar Ichal – sapaan akrabnya ketika ditemui di stadion Mattoanging Andi Mattalatta, Senin (19/1).

Menurut dia, satu titik lampu membutuhkan dua unit trafo agar bisa menyala. Karena titik lampu yang mati sebanyak 49 titik, maka dibutuhkan 98 unit trafo.

Dua trafo dibutuhkan mengingat satu titik lampu butuh daya sebesar 2.000 watt, sementara satu trafo hanya mampu 1.000 watt saja. “Sekarang sudah 60 (trafo), maka kita tinggal tunggu lagi sisanya 38 trafo datang,” ungkapnya.

Untuk sisa trafo itu, kata dia, dalam waktu satu dua hari akan tiba di Makassar mengingat pekerjaan lampu mulai dikerja hari Selasa (20/1). “Kita targetkan pekan ini sudah harus rampung pengerjaan. Apalagi yang turun kerja langsung orang Phillips,” bebernya.

Ichal –sapaan Irsal menambahkan, sebanyak 16 orang tim teknis akan turun langsung mengerjakan penerangan tersebut. Rinciannya, satu tower akan dikerjakan empat orang sekaligus.

Cukup rumit memang dikarenakan pemasangan harus hati-hati apalagi pemasangan rangkaiannya harus baik. “Yang jelas pekan ini kita targetkan, mereka tadi sudah melakukan cek langsung juga di lapangan,” sambungnya.