Kemenpora Brencana Gulirkan Liga Santri

Kemenpora Brencana Gulirkan Liga Santri

Melihat minat dan bakat bagi anak-anak pondok pesantren. Khusus di bidang olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berencana menggulirkan Liga Santri.

Wacana bergulirnya Liga Santri disampaikan, Menpora Imam Nahrawi saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tegal. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu didampingi Bupati Tegal Entus Susmono melakukan lawatan ke Pondok Pesantren Attolibiyah, Bumijawa dan meninjau Stadion Tri Sanja, Kabupaten Tegal.

Menpora Imam Nahrawi mengajak para santri membangkitkan semangat olahraga di kalangan pondok pesantren. Sebab menurut Menpora, tradisi pesantren memiliki disiplin yang kuat dan bakat olahraga yang luar biasa.

“Ini momentum menggairahkan kembali sepak bola di Indonesia terutama melalui pesantren. Jika terkoordinir dengan baik dan didukung penuh stakeholder sepak bola Indonesia, kami optimistis akan mampu memenuhi kebutuhan pemain yang proyeksinya untuk memperkuat tim nasional,” kata Menpora dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Rabu (14/1/2015).

Menpora juga menegaskan bahwa, jika liga pesantren ini berjalan dengan baik maka klub-klub yang ada di Indonesia saat ini tidak perlu menggunakan jasa pemain asing karena pemain asli Indonesia sudah mampu memenuhi kebutuhan.

“Saya yakin jika banyak potensi berbakat dari anak-anak pondok pesantren, jika ini tersaring dengan baik, maka kita tidak akan lagi kekurangan pemain Timnas dan tidak ada lagi pemain naturalisasi. Semuanya harus kita galaknya bersama termasuk melalui pesantren,” harap Menpora.

Memaksimalkan atlet dari pesantren dinilai akan baik karena selama menjalani pendidikan agama sudah dibekali dengan kedisiplinan yang tinggi.

Meski sudah merencanakan akan menggulirkan Liga Santri, Kemenpora hingga saat ini belum memutuskan waktu pelaksanaannya karena program awal yang dilakukan adalah menggelorakan semangat untuk meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia. (Tribunnews)