Elie Aiboy Resmi Gabung Persip Pekalongan

Elie Aiboy Resmi Gabung Persip Pekalongan

Musim ini Persip Pekalongan mendapat amunisi berpengalaman, Elie Aiboy. Gelandang yang menjadi langganan tim nasional itu sudah mendapat restu pelatih Gatot Barnowo untuk menjadi skuad tim Kota Batik.

Keputusan itu didasari kondisi mantan pemain Semen Padang itu yang tidak ada masalah dengan fisik maupun kebugaran. Dalam latihan Selasa (13/1) pagi, Elie sudah melewati tes speed endurance (lari kencang dan mendadak belok) dan speed fleksibility (lari, belok dan zig-zag). Dari menu latihan itu bisa dilahap dengan baik.

“Kalau memang ada cedera lutut dan engkel, jika latihan speed endurance dan speed fleksibility
pasti kena. Kalau lutut atau keni kena itu paling menakutkan, kalau engkel masih bisa membaik,”kata Pelatih Persip Gatot Barnowo, Selasa (13/1).

Atas dasar itu, mantan pelatih PSCS Cilacap itu tidak ragu merekomendasikan yang bersangkutan kepada manajemen untuk diikat kontrak. Pasalnya dari kebugaran cukup bagus dan bisa mengikuti latihan dengan baik. “Karena pemain profesional, dia bisa menjaga kondisi fisiknya dengan baik,”ujarnya.

Karena bukan pemain yang muda lagi, Persip siap menerima risiko apa pun, termasuk tidak menurunkan selama 2×45 menit. Kendati tampil 15 menit pun, hal itu bukan menjadi persoalan
mendasar.

Sebab, imbas positif lain yang didapat dengan mendatangkannya ke Stadion Kota Batik di antaranya bisa memberi motivasi kepada pemain muda yang lain. Hal itu yang selama ini diharapkan oleh para pengurus dan tim pelatih.

Gatot mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Elie, dan memberitahukan bahwa Persip bukan tim yang besar dengan fasilitas penunjang berbeda dibanding dengan tim-tim besar. Menurut dia, untuk mengantarkan tim agar bisa lolos Indonesia Super League (ISL), setidaknya ada pemain yang pernah merasakan atmosfer kasta tertinggi Liga Indonesia tersebut.

“Dia bisa menerima dengan baik. Komunikasinya dengan saya dan pemain lainnya bagus, cukup
akrab dengan situasi kondisi adik-adik,”terangnya.

General Manager Persip Aam Ikhwan mengatakan, dari komunikasi dengan manajemen soal nilai kontrak tidak ada masalah. Pihaknya hanya tinggal menunggu keputusan dari pelatih kepala. “Saya
kira karena juga bermain di klub Malaysia, kondisinya tidak cedera. Itu yang terpenting,” paparnya.

Laskar Kalong kini masih melakukan seleksi dua kiper, satu dari Semarang bernama Niat dan dari Padang. Dari pengamatan tim pelatih yang melihat performa kedua pelamar, Niat kemungkinan besar akan terdepak.

“Tangkapan bola mendatar dan di udara, lebih stabil yang dari Padang. Kami tidak mau lama-lama
memutuskan, kasihan juga, biar bisa melamar ke tim yang lain,”imbuh Gatot. (Sindonews)