Tunggak Gaji, Persik Kediri Akan Dilaporkan ke APPI

Rendi Irawan Persik Kediri

Persik Kediri boleh saja lolos ke final Piala Gubernur Jatim. Namun, manajemen mereka harus siap-siap menghadapi masalah baru.

Pasalnya, penunggakan gaji pemain selama empat bulan pada musim 2014 yang dilakukan oleh manajemen Persik sudah dilaporkan ke APPI (Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia)

Salah satu mantan gelandang Persik Rendy Irwan yang kini bergabung di Persija Jakarta mengatakan bahwa, kasus penunggakan gaji yang mereka alami tersebut sudah dilaporkan langsung ke organisasi yang selama ini konsern membela hak-hak pemain yang tidak dipenuhi oleh klub mereka.

“Saya sudah bicarakan masalah ini langsung dengan Mas Bambang (Pamungkas, Red) dan mereka mengakui bahwa ada pelanggaran hak setelah mempelajari data yang kami serahkan,” kata mantan pemain Persebaya  Surabaya itu.

“Rencananya, dalam waktu dekat mereka akan melakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah ini,” tegasnya.

Bambang Pamungkas adalah mantan kapten timnas Indonesia yang saat ini menjabat sebagai wakil presiden APPI. Saat ini, komunikasi Rendy dan Bambang Pamungkas kian intim karena keduanya sama-sama terdaftar sebagai penggawa Macan Kemayoran-julukan Persija- di Indonesia Super League (ISL) musim 2015.

Menurut Rendy, sampai saat ini rata-rata semua pemain Persik belum menerima hak mereka selama empat bulan terakhir, plus pembayaran 25% dari nilai kontrak yang seharusnya mereka terima di awal musim.

“Kami berharap sebelum musim baru bergulir, semua hak pemain sudah harus diselesaikan,” tegasnya.

Sementara itu, asisten manajer Persik Kediri Rudi Hermanto saat dihubungi, mengakui bahwa tunggakan gaji mereka kepada pemain belum terselesaikan hingga saat ini.

“Tapi, kami terus berusaha untuk menyelesaikan semua tunggakan itu. Hanya saja, saat ini persiapan tim masih menjadi prioritas kami,” tegasnya.

Total tunggakan gaji manajemen Persik ke pemain saat ini adalah Rp 2 Miliar. Namun, ujar Rudi, manajemen Persik hanya berkewajiban untuk mencari dana Rp 1 Miliar untuk melunasi hak Rendi dan kawan-kawan tersebut.

Dengan alasan, dana Rp 1 Miliar lainnya akan mereka dapatkan dari sharing revenue saat Rapat Umum Pemegang Saham (RPUS) 14 Januari mendatang.

Sayang, sampai berita ini diturunkan, tidak seorang pun dari para elit APPI bisa dikonfirmasi terkait klub mana saja yang masih menunggak gaji pemain di musim lalu.

Tapi, dari hasil verifikasi keuangan yang di lakukan oleh PT Liga Indonesia, ada lima klub yang terdeteksi masih menunggak gaji pemain dan pelatih dengan nominal berbeda-beda. (dik/ko/jpnn)

Klub-klub Penunggak Gaji 2014
(versi PT Liga Indonesia)

Klub                                   Estimasi

Pelita Bandung Raya:    Dua Bulan
Persebaya Surabaya:    Tiga Bulan
Persija Jakarta          :     Empat Bulan
Persik Kediri              :     Empat Bulan
Persela Lamongan  :    Tiga Bulan